Sabtu, 04 Agustus 2012

THE HYDE CHPTR 1

cover buku THE HYDE





Merupakan translation dari biografi vokalis L’arc~en~ciel – Hyde.

Diambil dari grup facebook L'Arc~en~Ciel Indonesia.


Terima kasih banyak pada Oktavia Ratnasari sebagai translator dan yg udah share ini.
Terjemahan awal: Bahasa Jepang ke Inggris oleh Risa (L’Arc-en-Ciel UK Street Team)
Terjemahan dari Bahasa Inggris ke Indonesia oleh Vie



THE HYDE CHAPTER 1. Ability (kemampuan)
Aku mengagumi orang-orang jenius. Ada saat-saat dimana aku berpikir bahwa aku tak punya bakat sebagai musisi, dan aku bermain gitar dengan membabi buta sampai membuat senarnya putus, atau berteriak di tengah malam karena stres tak menemukan melodi yang kuciptakan dalam kepalaku. Kejadian-kejadian itu selalu muncul selama masa-masa mengarang lagu – aku tak tahu apakah ada saat-saat dimana aku merasa menikmati masa-masa itu. Dalam kurun waktu yang terbatas itu, aku merasa stres, bingung sendiri, mengantuk, iri terhadap bakat orang lain, dan mengulangi siklus hapus-dan-tambah detail untuk lagu-lagu yang kubuat, seperti patung tanah liat yang belum jadi. Aku butuh lebih banyak waktu dibanding pencipta lagu lainnya. Aku mengaransemen ulang, lagi dan lagi, menghabiskan berminggu-minggu untuk itu, dan akhirnya menemukan melodi yang kucari di dalam benakku. Laguku menjadi utuh. Aku menjadi pendengar pertama laguku sendiri. Dan ketika kupikir lagu itu sangat indah, aku berpikir bahwa diriku sedikit jenius.
Pada umumnya, aku merasa menciptakan sesuatu yang baru adalah menambah atau menggabungkan hal-hal yang berbeda. Misalnya, kamu tentu tidak berpikir untuk menggabungkan cumi-cumi dan TV kan? (LOL). Tapi kenyataannya, hal itu mengarahkan ke terciptanya LCD (catatan: liquid crystal dalam LCD dibuat dari kolesterol cumi-cumi). Seperti itu, aku pikir penambahan banyak hal bisa menjadikan sesuatu yang baru. Biasanya orang akan melihat banyak hal dan tidak memikirkannya. Tapi kalau aku harus menyebutkan bakatku, kurasa aku bagus dalam memperhatikan dan menggabungkan.
Misalnya, ketika aku mengarang lagu dan menginginkan unsur yang lebih berat dan kuat, lalu aku berkata, “Kayaknya cool deh kalau kita tambahkan sesuatu seperti Metallica di bagian ini?”. Aku sulit mengatakan hal itu karena biasanya sulit dimengerti, karena “Itu chord-nya major” atau “Temponya beda”. Setiap kali aku berpikir, “Ah, orang-orang tidak mengerti perasaan ini”, pada akhirnya aku harus menyampaikannya dengan praktek. Contohnya ketika aku mencoba menggabungkan R&B dan metal untuk lagu X X X.
Karena aku tidak tahu apa-apa tentang teori musik, kadang orang bilang chord progression-ku unik dan aneh (catatan: untuk definisi chord progression silakan cek wiki, soalnya susah dijelasin). Aku memodulasi chord tanpa memperhatikan. Walau begitu, sekarang aku bisa menganggap hal itu sebagai salah satu karakteristikku yang unik.
Memanfaatkan keunikan ini, aku menulis lagu seperti memoles batu menjadi permata – dengan bentuk sesuai yang kubayangkan. Dengan kata lain, aku membuat lagu dan mengaransemen ulang. Itu merupakan cara menulis lagu yang kutemukan sendiri, dan karenanya, menurutku aku kuat dalam proses mengaransemen. Memakai laguku sendiri, menggabungkan dengan hal-hal yang berbeda, mengubah, dan mengaransemen lagu yang terdengar membosankan menjadi lagu yang kusukai. Jarang sekali aku menulis lagu yang brilian dalam sekali jalan, prosesnya lebih ke “membuat lagu dan mengubahnya menjadi lebih baik”. Sebagai hasilnya, untuk satu lagu, aku bisa membuat banyak versi. Sejauh yang kutahu, cuma akulah orang yang menulis lagu dengan gaya itu. Mungkin itulah sebabnya kenapa aku berbeda dengan yang lain. Untuk X X X, aku secara terus menerus mengaransemennya selama 5 bulan (LOL). Tapi itu disengaja sih.
Proses ini sangat mencolok ketika aku mengerjakan ROENTGEN. Waktu itu, aku memutuskan untuk merilis 10 lagu, tapi akhirnya aku menghabiskan setahun hanya untuk mengaransemennya. Aku menemukan kenyataan bahwa dengan kemampuanku, aku hanya bisa membuat 1 lagu dalam 1 bulan. Itu lebih seperti proses bersabar dan berusaha, dibandingkan bakat.
Kalau aku ditanya apakah setiap kreasiku original, aku sulit mengatakannya. Sesuatu yang mirip mungkin sudah ada, dan mungkin aku meniru tanpa sadar. Menurutku, dunia ini penuh plagiarisme (LOL). Mengambil sesuatu dan menampilkan sebagai karyamu sesudah mengubah sedikit, itu bukanlah seni. Tapi aku pikir, mengambil bagian dari sesuatu sebagai acuan atau meniru adalah hal yang wajar dan tak bisa dihindari. Orang bilang, “99% kesuksesan dibangun dari kegagalan”, dan memang biasanya aku berpikir bahwa lagu yang terkenal merupakan kombinasi dari lagu-lagu yang sudah ada. Menurutku, istilah “plagiarisme” lah yang membuat hal itu terdengar buruk. Misalnya, banyak orang bilang bahwa Cina menjiplak Jepang, tapi pikir deh, Jepang pasca-perang juga saat itu menjiplak Amerika, kan? Sebuah negara yang sedang berkembang belum punya pijakan yang kuat, jadi tak ada cara selain meniru negara lain. Maka itu, menurutku meniru atau menyerap unsur-unsur dari hal lain, merupakan dasar untuk menciptakan sesuatu. Yang disebut seni dan rasa artistik adalah ketika seseorang bisa mengambil unsur-unsur tersebut dan menciptakan karya sendiri, kemudian menampilkan dengan cara mereka sendiri.
Karena aku tak punya insting teknis atau teori musik, aku merasa bahwa aku bisa menciptakan lagu yang lebih baik dengan menambahkan kemampuan seperti “telinga Ken” (kemampuan mendengar sound). Contohnya, walau aku menganalisis setiap sound secara cermat, tetap saja pada akhirnya aku merasa mendengar dengan tidak jelas dan tidak spesifik. Jadi kadang-kadang, setelah diberitahu, aku baru menyadari, “Ah iya, bagian ini memang sound-nya agak berantakan”. Menurutku orang seperti Ken akan menyadarinya secara langsung. Tapi bagiku, aku tak bisa menyadari teknis musik, misalnya sound yang tabrakan, jadi menurutku aku akan lebih baik jika memiliki telinga seperti itu…Jika aku punya, aku rasa aku bisa seperti STING. STING adalah musisi ideal yang punya kemampuan teknis dan kemampuan menulis lagu. Dalam kasusku, aku menulis hanya dengan inspirasi, jadi modulasi chord-nya tidak rapi, dan aku bahkan tidak menyadarinya. Menurutku Kurt Cobain juga seperti itu. Di sisi lain, Ken berkata ia bisa memodulasi chord hanya jika dia berniat melakukannya. Jadi jika aku mengerti teori musik, lagu yang kuciptakan mungkin akan terdengar berbeda. Tapi jika aku mencoba melakukannya, aku harus mempelajari banyak hal, dan itu mungkin akan membosankan (LOL).
Aku merasa sedikit banyak paham yang dipikirkan orang-orang yang mendengarkan laguku. Aku juga lumayan bisa memperkirakan jumlah penjualan. Tapi secara pribadi, aku suka menulis lagu yang sulit diprediksi dan memperhatikan reaksi orang-orang. Tapi itu bukan berarti selera musikku sangat berbeda dengan orang-orang. Akupun sedikit banyak merasa bahwa lagu yang menurutku bagus akan diterima oleh masyarakat. Makanya, kemungkinan untuk mengambil risiko itu ada, dengan cara merilis lagu yang tidak seperti lagu-lagu yang masuk chart. Aku percaya selera musikku dan mempertaruhkannya. Well, walaupun bertaruh, bukan berarti aku pernah menang secara telak (LOL).
Telah menciptakan musik selama 20 tahun, banyak orang yang tumbuh bersama lagu-lagu kami (catatan penerjemah: saya termasuk di antaranya XD). Kami telah mewarnai hidup orang-orang ini. Mengenai hal ini, ketika orang memuji dan berterimakasih, aku merasa menjadi musisi adalah profesi yang bermanfaat. Tapi ketika sekarang kupikir-pikir, aku merasa dulu kami belum melakukannya secara benar. Benar-benar bermain gitar, benar-benar menulis lagu dan menyanyikannya – menjadi musisi merupakan pekerjaan yang sulit pada waktu itu, jadi sekarang ketika aku mendengarkannya, aku merasa lagu-lagu kami belum matang. Itu juga karena aku belum pernah belajar bagaimana meningkatkan kualitas vokal, atau metode yang berbeda dalam menulis lagu. Jadi, karenanya, aku bahagia mendengar banyak orang mencintai lagu-lagu yang kami buat di masa itu, tapi bagian dari diriku berpikir bahwa kami harusnya membuat musik dengan lebih layak.
Menurutku, penting untuk tidak membuat prasangka buruk ketika kamu mencari bakatmu. Aku dulu masuk ke universitas seni karena awalnya ingin jadi desainer, tapi karena kekuranganku dalam hal warna (color ambylopia), aku jadi dilema. “Tak seorangpun menginginkan desainer yang tak bisa membedakan warna”. Tapi kemudian aku bertemu gitar. Ketika aku mulai menulis lagu, aku memperhatikan bahwa menulis lagu sama seperti menggambar. Fakta bahwa keduanya sama-sama merupakan “penciptaan sesuatu”. Tentu saja, metodenya benar-benar beda, tapi menurutku seni itu sama, apapun yang kau lakukan – dan dari sana aku berkembang. Jika aku saat itu berpikir, “Tak mungkin aku bisa main gitar”, aku tak akan berada di sini sekarang. Aku tetap merasa lebih berbakat dalam menggambar, tapi aku sudah bertahun-tahun tidak menggambar secara benar, jadi mungkin bakat itu sudah hilang sekarang. Dalam hal ini, selama kamu mau mencoba sesuatu yang baru tanpa berprasangka buruk, kamu bisa menemukan bakat-bakat yang berbeda dalam dirimu.

Fakta Unik Hyde L'Arc~en~Ciel

  1. Hyde lahir di Wakayama 29 Januari (tahunnya belum diketahui ada yg blg 1969)
  2. Hyde tidak punya kakak dan adik, dia anak tunggal, karena itu ibu nya menginginkan anak perempuan maka sedari kecil Hyde sering di dandani seperti perempuan (pantesan cantik bgt om yg satu ini)
  3. Sewaktu kecil Hyde terkenal sangat cengeng (dampak logis dari perlakuan sang ibu terhadapnya yang memperlakukannya seperti seorang anak perempuan)
  4. Ketika awal-awal masuk sekolah, kegiatan Hyde adalah menangis dan menangis seharian karenanya dia malas pergi sekolah
  5. Hyde yang menderita buta warna menyadari selama ini dia diberikan tas sekolah berwarna merah (seharusnya tas murid laki-laki berwarna biru). Itulah sebabnya Hyde menjadi benci warna merah
  6. Setiap hari setelah sekolah bubaran, Hyde selalu lebih lambat pulang dibandingkan teman-temannya yang lain, sebab orang tuanya sibuk mengelola sebuah pub yang bernama Apple
  7. Sang Ayah sempat memasukannya ke sebuah perguruan kungfu saat Hyde berumur 8 tahun  
  8. Sempat dinobatkan sebagai “Mr. Smile no.1 oleh kawan-kawannya sewaktu kelas 6 SD, karena kekocakannya (pengaruh dari sang ayah)
  9. Memasuki bangku SLTP, Hyde pernah bergabung dengan klub sepakbola di sekolahnya, akan tetapi hanya bertahan selama 3 hari saja
  10. Saat beranjak remaja, Hyde mulai suka musik Rock
  11. Hyde senang memakai kalimat-kalimat metafora dan mengandung makna tersembunyi
  12. Ia bercita-cita menjadi seorang kartunis. Sayangnya ia menderita buta warna. Akhirnya ia beralih menjadi penulis puisi. Hyde yang membawa buku sketsanya kemanapun ia pergi yang ia isi dengan gambar atau puisi. Uniknya, meski ia sendiri yang menulis lirik lagu, tapi Hyde sering lupa lirik lagu yang dinyanyikannya saat live 
  13. Hyde juga memuat beberapa karyanya dalam majalah R&R Newsmaker pada rubrik Self Potrait. Rubrik ini berisi artwork dan puisi karya Hyde
  14. Hyde pernah memiliki pengalaman kerja yaitu Mister Donut dan pengajar drum
  15. Hyde pernah menjadi pengajar drum, kabarnya ia adalah guru yang sangat galak ia akan marah jika ada muridnya yang tidak serius
  16. Makanan favorit Hyde adalah hamburger dan nasi kare
  17. Hobby Hyde antara lain mengkoleksi produk-produk gelas berwarna biru, video games (Biohazard), menulis puisi, memasak, novel-novel misteri, Rajicon (Radio control cars)
  18. Karir Hdde di dunia musik berawal dari band yang tidak berumur panjang yaitu Jerusalem’s Rod sebagai gitaris dibawah nama Hide (yang adalah nama aslinya dari nama lengkap nya Hideto Takarai katanya). Sampai akhirnya ia ditemukan oleh Tetsu yang membawa karirnya melambung
  19. Sebelumnya Hyde berencana untuk tetap menjadi seorang gitaris, akan tetapi Tetsu bersikeras agar Hyde bergabung dalam bandnya sebagai vokalis
  20. Bersama mereka membentuk L’Arc~en~Ciel pada tahun 1991. Hide segera mengganti namanya menjadi Hyde, mengambil ide dari novel klasik Dr. Jekyll and Mr. Hyde oleh Robert Louis Stevenson, dan lalu mengubah huruf kapital H menjadi huruf kecil
  21. Dimasa-masa indies, Hyde memiliki penampilan khas Androgyny (cowok cantik) sehingga ia sering dikira perempuan, bahkan okama oleh para fans.Setelah Laruku menjadi major band, ia mulai meninggalkan penampilan feminimnya itu. Namun sesekali masih melakukan fans service dengan memeluk Tetsu atau Ken >.<
  22. Sakura merupakan teman paling dekat Hyde di L’Arc-en-Ciel, bahkan saking akrabnya mereka pernah diisukan memiliki “hubungan khusus"
  23. Hyde dipanggil Doihachirou (panggilan usil karya Tetsu)
  24. Untuk urusan kacamata, Hyde menggunakan merk Gargoyles, Jean Paul Gaultier, dan Yohji Yamamoto
  25. Hyde juga memiliki The Lucifer Ring (seperti yang dimiliki Marilyn Manson) dan kalung buatan Alex Streeter
  26. Untuk rokok Hyde menggunakan Philip Morris Super Light, Dherokee
  27. Hyde sempat membintangi 2 buah film yaitu Moon Child dan Last Quarter (Kagen No Tsuki), walaupun sebelumnya ia telah mengakui bahwa ia ragu untuk mencoba dunia akting (di film gak pernah jadi manusia, di moon child jadi vampir sedangkan di last quarter jadi hantu)
  28. Setiap kali ditanya siapakah tipe wanita favoritnya, Hyde selalu menjawab Oishi Megumi. Oleh karenanya pada suatu kesempatan ia dipertemukan dengan wanita idolanya tersebut dalam acara Utaban Show oleh pihak penyelenggara acara itu. Itulah kali pertama ia bertemu dengan Oishi Megumi
  29. Setelah itu mereka memutuskan untuk menjalin hubungan hingga akhirnya pada tanggal 25 Desember 2000, Hyde dan Oishi Megumi resmi menjadi suami istri.
  30. Hyde punya album solo yaitu evergreen, 666(bahasa jepang di baca roku roku roku, yah di pas pasin bacanya rock rock rock) dan Faith. Dia juga punya duo mematikan vamps dengan K.A.Z (Oblivion Dust)
  31. Sempat di gosipkan punya hubungan dengan gackt pas film moonchild wkwkwk "Gakuhai" gakuto-haido
  32. Kalo sama tetsu juga iya wkwk "Haitsu" haido-tetsu
  33. Yang khas dari Hyde pas dipanggung adalah tatapan matanya yang tajam sama goyangan nya dia yg gokil abis
  34.  Dulu sebelum nikah sering ciuman di panggung sama tetsu
  35. Tempat yang bakal dia kunjungi pas ada masalah adalah rumah tetsu.Tapi di laruku dia deket sama sakura dulunya (sebelum sakura keluar)
  36. Kalo konser paling sering ngerusakin sound system, bukan karena Hyde nyanyinya salah, tapi sering dia injak kalo nggak dia tendang
  37. Lagu anemone dipersembahkan buat megumi
  38. Wajahnya amat sangat mirip sama ayahnya
  39. Hyde pernah bilang kalo dia punya anak cewek nggak bakal anaknya dinikahkan, tapi kalo anaknya cowok boleh melakukan apas aja, di bebasin
  40. Gatau udah punya anak apa belum hehe Hyde tertutup sama masalah pribadinya, tapi dia ngerilis buku autobigraphi nya sendiri judulnya "The Hyde"
  41. Walaupun buta warna Hyde suka warna putih sama silver
  42. Hampir setiap pada pagi hari sekitar jam 4 sampai jam 6 dia bersepeda sendirian, karena katanya bersepeda sendirian pada pagi hari seperti dunia milik dia sendiri
  43. Hyde beragama Kristen. Sewaktu berumur 8 tahun, dia pernah rekaman lagu gereja bersama ayahnya
  44. Hyde paling suka main game. Ternyata dia udah main game sejak kelas 3 sd. Setelah pulang sekolah, Hyde buru-buru ke rumah supaya bisa cepat main game. Kalo ada temannya yang ngajak main keluar, Hyde dengan sopan menjawab “tidak” atau hyde bilang kalo dia gak dikasih uang jajan
  45. Hyde mempunyai lebih dari 50 julukan nama. Karena banyak, tetsu pernah nanya nama apa yang paling Hyde suka diantara banyaknya julukan. Dia bilang paling suka nama “Haido”
  46. Sampe sekarang Hyde masih aja main game. Kalo udah main game dia suka lupa waktu. Malem-malem setelah bekerja, Hyde akan terlihat segar kembali kalau udah main game. Ken sering terbangun tengah malam karena dengar teriakannya Hyde. Pernah hyde teriak keras banget, sampe Ken langsung bangun dan ngedatengin Hyde lalu bertanya "ada apa". Dia hanya menjawab , ”gak ada apa-apa. Aku baru saja kalah main game"
  47. Game favoritenya hyde yaitu evangelion dan game lainnya seperti Thousand Years, Diablo, Sudden Attack, Devil my cry. Hyde suka meracuni member Laruku lainnya yaitu Yuki dan Tetsu. Hyde pernah bilang waktu interview di radio, jika seandainya dia gak jadi penyanyi dia akan jadi Gamer yang profesional, Hyde juga pernah bilang kalau “Game bisa membuatnya Relax”
  48. Hyde juga suka memasak dan main mobil remot, pernah dia marah sama tetsu, gara gara nyiptain lagu (kalo gak salah pas time goes on) nah si Hyde marah, suaranya nggak kuat, terus dia gamau latihan, tapi setelah di bujuk dengan mobil remot yang limited edition dia mau latihan lagi
  49. Hyde rela kurang tidur demi main game. Hyde pernah satu kali berhenti main game. Gara gara waktu itu gitar Hyde hilang. Ternyata gitar itu rusak dan disembunyikan oleh Ken
  50. Hyde sangat suka salju. dia pemain ski yang baik. Sehingga dia banyak menciptakan lagu tentang salju seperti snow drop, winterfall, yukino ashiato, dll
  51. Hyde paling bisa masak, pernah sekali waktu masakin ramen buat para member laruku. Sampai mereka pada ketagihan pada masakan nya Hyde walau pun cuma ramen. Karena bisa masak, anggota Laruku yang lain menyebut Hyde sebagai Cooking Ramen Boy
  52. Sewaktu ikut Film moon child bersama Gackt. Hyde menampilkan suara yang menyeramkan lewat piano. Tapi ternyata, bukannya pada takut mereka malah ketawa. Melihat itu, Hyde langsung menutup wajahnya dengan kedua tangannya karena malu
  53. Hyde suka sama hal2 misterius seperti misalnya vampir tapi kata nya dia itu orang yang penakut 
  54. Waktu mau nikah sama Megumi sempet ada masalah dikit sama tetchan (tetsu) wkwk
  55. Di P'Unk~en~Ciel jadi gitaris
  56. Anggota laruku yang paling pendek *dilemparmicsamahyde*
  57. Pernah mengalami kecelakaan yang menyebabkan tangan kiri nya sedikit bermasalah maka nya setiap konser Hyde selalu butuh stand mic
  58. Hyde punya tato sayap malaikat di punggung nya
  59. Hyde punya kalung berbentuk gembok sedangkan tetsu punya kalung berbentuk kunci 
  60. Slogannya Hyde "No Sex Before Life" apa gmn tau lupa wkwk
Udaaaaahhhh, itu doang yg baru tau hihi
Buat papa Hyde disana (papa?papa?-_-) baik2 sama mama megumi yaw T_T

L'Arc~en~Ciel

Seperti judulnya, pasti yg lain udah tau semua apa itu L'arc~en~Ciel
disini ara cuma mau nulis ulang lagi aja hehe 


L'Arc~en~Ciel (ラルク アン シエル Raruku An Shieru, "Pelangi" dalam bahasa Prancis)adalah nama grup musik Jepang beraliran J-Rock. Band ini beranggotakan Hyde  (vokal), Ken (gitar) , Tetsuya (bass) , dan Yukihiro (drum). Grup musik ini didirikan oleh Tetsuya pada Februari 1991. Nama "L'Arc~en~Ciel" berasal dari sebuah kata dalam bahasa Perancis yang secara harfiah berarti "lengkungan di langit" atau "pelangi", nama ini diambil dari judul sebuah film Perancis yang pernah ditonton oleh Tetsuya.


Pada tahun 1991 tetsu bersama hiro membentuk sebuah grup band. Tetsu sebagai bassis sekaligus vokalis, Hiro jadi gitaris. Pada waktu itu hyde masih jadi gitaris di sebuah grup band bernama jerusalem's rod. Pada saat tetsu liat penampilan band tersebut, tetsu merasa yakin bahwa hyde bisa menjadi vokalis dalam grup band yang di bentuknya. Tetsu pun mengajak hyde dan rekannya pero untuk bergabung dengannya, dan hyde memutuskan untuk pergi meninggalkan band lama nya.


Penampilan live pertama mereka yaitu pada tanggal 30 Mei 1991 di Nanba Rockets. Bahkan ketika itu sang pemilik panggung berpikir bahwa L’Arc~en~Ciel akan menjadi sangat terkenal, dan hal itu terbukti beberapa tahun kemudian.


Entah kenapa pada tahun 1992 Hiro mengundurkan diri dan tetsu segera mencari pengganti nya. Berhubung dia waktu masa kecil nya tetanggaan sama Ken, tetsu pun mengajak Ken untuk bergabung bersama laruku, dan Ken meninggalkan bangku kuliahnya walaupun sebenarnya dia gak yakin sama masa depan band ini. Katanya orangtua Ken bener2 gak setuju sama keputusan yang Ken ambil sampe2 Ken di usir dari rumahnya.


Tanggal 30 Desember Pero mengundurkan diri tepat setelah penampilan live mereka di Osaka Music Hall. Tetsu pun mencari anggota baru lagi menjadi drummer pengganti Pero. Pada suatu hari tetsu melihat penampilan sakura dan tertarik untuk mengajaknya bergabung dengan laruku. Sakura resmi bergabung dengan L’Arc~en~Ciel pada 16 Januari 1993


Lagi-lagi masalah datang kembali pada grup band yang sedang naik daun ini, pada tahun 1997 menjadi masa kelam bagi laruku karena salah satu personilnya sakura terlibat narkoba dan di penjara. Sakura terpaksa meninggalkan rekan2nya di laruku. Yang paling terpukul dalam peristiwa ini adalah Hyde, sebab di antara rekan-rekannya yang lain ia dan Sakura merupakan sahabat yang paling dekat.


Setelah kepergian Sakura, Tetsuya segera mencari drummer pengganti. Suatu ketika ia mendengar Yukihiro, eks-Zi:Kill dan Die in Cries yang keduanya telah disbanded atau membubarkan diri. Tetsuya tertarik dengan permainan drumnya, maka selanjutnya disusunlah rencana pendekatan oleh Tetsuya. Menurut kabar yang beredar, Tetsuya dan Yukihiro berkenalan lewat game Evangelion, di mana Tetsuya meminta Yukihiro untuk mengajarinya permainan tersebut. Lantas Tetsuya berbicara dengan Yukihiro mengenai peristiwa menyedihkan yang menimpa grup bandnya. Bak gayung bersambut, Yukihiro menawarkan bantuannya kepada Tetsuya untuk proses rekaman Niji.
Akhirnya single ketujuh L’Arc~en~Ciel yang berjudul Niji—bahasa Jepang, yang memiliki arti yang sama dengan L’Arc~en~Ciel, yaitu Pelangi—dirilis pada tanggal 17 Oktober 1997.
Selama kurun waktu 1997, di Laruku, Yukihiro berperan sebagai additional player. Hingga pada 1 Januari 1998 ia secara resmi menjadi personel tetap L’Arc~en~Ciel.


Awalnya terjadi pro dan kontra antara fans laruku karena masuknya yukihiro ke dalam band ini.Akan tetapi ada satu hal yang patut dicatat, bahwa semenjak pergantian personel dari Sakura ke Yukihiro, terjadi transformasi image dari L’Arc-en-Ciel, yang semula penampilan mereka lebih bercorak visual yang kecewek-cewekan, secara bertahap berubah menjadi lebih maskulin.  (lagipula lebih bagus kok)


Naaaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhh itu aja dulu yaaaaaaa, maklum masih baru2nya di bidang blogger2an hihi


Arigatou gozaimasu~